Mengurangi Resistensi Koil(Dongkrak Pengapian Scorpio)


Setelah beberapa bulan lalu Pio dipasang CDI BRT. Kini muncul ide yang berasal dari saran seorang teman. Untuk mengurangi resistensi dari Koil ke Busi, maka kabel busi bisa dikurangi panjangnya. Karena dulu penyuka elektronik dan hampir kuliah di teknik Elektro:mrgreen:, maka nalar/logika tersebut masuk menurut saya.Didasarkan dari rumus tsb :

resistensi DC

resistensi DC

Dimana “l” adalah satuan panjang, tentu jika bertambah pendek, maka nilai R akan turun. Perlu juga diketahui bahwa sistem pengapian/CDI di Scorpio adalah DC.

Tanpa babibu langsung saya ukur panjang kabel businya.💡

Panjang Kabel Busi Scorpio Original

Panjang Kabel Busi Scorpio Original

Tuh khan kepanjangan. tinggal ambil cutter atau pemotong yang tajam.Yang jelas jangan mengerjakannya dalam keadaan kunci “ON” apalagi mesin nyala. Bisa kesetrum!!❗

potong kabel busi scorpio

potong kabel busi scorpio

Jangan lupa untuk melepas dulu chop busi dengan arah ke kiri atau berkebalikan dengan jarum jam. Inget, ada sistem ulir di kepala chop businya. Jadi jangan asal tarik saja ya.

Usahakan agar pemotongan tidak terlalu pendek yang berakibat kabel busi tidak dapat menjangkau busi. Pemotongan yang terlalu pendek juga akan mengakibatkan kabel tertarik atau istilah jawanya “nekuk gak karuan”, Karena lama-kelamaan bisa putus.

ukuran yang pas.

ukuran yang pas.

Jangan lupa untuk mengurangi juga panjang karet/selang pelindung kabel busi seukuran karet penutup chop busi. Seperti yang terlihat di bawah ini :

wah, ada tulisan tahun 2005 nya

wah, ada tulisan tahun 2005 nya

Setelah ukuran pas, kita pasang kembali. Pasang dulu karet pelindung air di chop/kepala busi yang menempel Koil. Ulirkan searah jarum jam sampai mentok/kencang. Agar aman dari dari rembesan air hujan, bisa ditambahkan sealer khusus.

Ulir pada chop busi scorpio

Ulir pada chop busi scorpio

Sekalian, cek dan bersihkan busi motor kita, apakah masih layak atau tidak. Jika tidak ganti saja, wong harganya cuma Rp.7000,-an khan? Lebih murah jika harus terpaksa kena capek ndorong-ndorong motor waktu riding gara-gara busi tewas.❗

Setelah terpasang kembali, coba nyalakan motor. Jrengg.. brum.. alhamdulillah, pemasangan sudah benar.

Untuk perbedaannya waktu dinaiki/ riding jauh saya belum coba😆. Masi 2jam’an lagi mau berangkat dari Pare ke madiun. Semoga tidak ada halangan dan semoga saya bisa report perbedaan performancenya.😉

Keep Responsible Riding bro.

Update : 23 Nov 2010. Review Efeknya:

Alhamdulillah, entah kenapa laju akselerasi motor menjadi terasa lebih enteng. Saya biasa menggeber Pio sekitar 120kpj. Jika throttle dinaikkan getaran mesin mulai terasa (8000 RPM). Namun kemarin dan tadi, alias Pulang-Pergi Pare-Madiun-Pare. jalan 140kpj pun getaran tidak terasa, malah mesin terasa nyaman sekali. Dan mesin ndak kerasa gampang overheat.

Sorry baru bisa Update karena K.O. alias tepar karena kecapekan.:mrgreen:

This entry was posted in scorpio, yamaha. Bookmark the permalink.

36 Responses to Mengurangi Resistensi Koil(Dongkrak Pengapian Scorpio)

  1. ridertua says:

    Busi-ne kang Bonsai yo kepanjangen…tolong mas bro dipotong kikikikikikiki… ( tolah -toleh, kabur sebelum bonsai datang…)😆

    Like

  2. Darmawan says:

    busine kuwi sing kedawan, dipotong ajah digerinda sisan wes … walah malah entek senjatane:mrgreen:

    Like

  3. Kurniaprorider says:

    Dowo tur mlengkung makane dipotong.
    Apakah dgn be2rapa cm berpengaruh?

    Like

  4. raiderobie says:

    mari update langsung turing mas? mumpung libur.. hehe

    Like

  5. Maskur® says:

    Efeknya ditunggu reviewnya….

    Like

  6. Muntilan says:

    Udah nyoba di motor Yamaha RX, dan ternyata sodara2 …. nggak terasa efeknya bro! Kayane sami mawon podho wae karo sing ora dipotong kabel’e. Malah sekarang jadi ribet buat ganti busi karena kabel kudu hati2 nariknya, atau bakal kecabut kepala businya!

    Like

  7. Touringrider says:

    @all : sorri lg K.O. Neh Di madiun.

    Efeknya lumayan kerasa. Mesin jd adem. Lari 120kpj, motor masih mau diajak lari 140kpj dan naik lagi. Lari 120kpj, berasa lari 80kpj nyamannya.

    @muntilan : wah, nggak tahu klo d rx king. D scorpio sy ngefek kok.

    Like

  8. muli says:

    Tanya Bro ada gak Subtitusi kabel busi yang pendek yg cocok buat scorpio tanpa harus memotong yg kabel busi orisinil ?

    Like

  9. Darmawan says:

    weleh piye mas bro touring ideran eh kleru touringrider ko wis ko awake ?:mrgreen:

    Like

  10. Bonsai Biker says:

    wakakak turing ideran kiokiokikookokokofoks

    Like

  11. Muntilan says:

    Mungkin penjelasan ilmiahnya begini : Sebenarnya semua bagian pengapian motor tentulah sudah diperhitungkan dengan cermat oleh pabrikan – termasuk nilai resistensi kabel businya – dengan durabilitas dan performa standar yang ditentukan. Dengan dipotongnya kabel busi yang otomatis sedikit mengurangi nilai resistensi busi, alhasil sinyal kejut/pulsar dari koil bisa melesat ke busi lebih cepat sepersekian mili detik dari yang seharusnya, sehingga efek yang diperoleh sama seperti mengutak-atik timing pengapian pada CDI. Logikanya, pada RPM rendah seharusnya timing pengapian berbeda dengan saat RPM tinggi. Jika pengapian terlalu lambat, mesin bisa kehilangan tenaga, sedangkan bila terlalu cepat, mesin bisa overheat. Just think before you act.

    Like

  12. adhe says:

    kl mau lbh enak lg gnti ja kabel busi nya
    pk racing + cdi nya apalagi pakai minyak pertamax
    so pasti mantap

    Like

  13. candra says:

    penjelasan masuk akal,,
    – CDI dah di upgrade : pengapian jadi besar
    – kabel busi dah di potong dan sulutan cepat,, tp di pasang grounstap biar titik pancaran tetap fokus,,
    – bensin juga dah ke pertamx : pembakaran sempurna dan panasnya oke tp berlebih.. masuk akal karena dah pakai pertamax,, tp CDI+Potong kabel busi+pertamax : pembakaran sempurna dan otomatis performa naik
    sayangnya sistem pendingin scorpio masin pendingin udara,, walau dah di pikir matang matang oleh si empunya yamaha sono,, dengan ide org indonesia yang super kreatif,, bisa diasumsikan butuh pendinginan tuh mesin,, agar panas dari blokop pembakaran tidak mempengaruhi sistim penggerak di rasio, kopling, pegas kopling dan lain.. panas menyalur dengan sistim konduksi..
    cara mengatasi panas..
    1. pilih oli yang berkwalitas ( dah taukan maksudnya, jd gak usah di bahas)
    2. pasang oil coller (dah taukan maksudnya, jd gak usah di bahas) eit,, jangan lupa peletakan oil cooler yang tidak mengganggu silkulasi udara sbg pendingin mesin,, jd pikir sendiri dimana letak yang pas. bisa di tambahi juga wayer/kipas kecil , tp di atur fungsikan pada waktu rpm rendah,, agar apa??? saat berhentipun saat mesin menyala di lampu merah mesin bisa di dinginkan, kan mesin scorpio masih berpedingin udara,, jadi kalau berhenti mana ada udara yang menerjang mesinnya..
    3. tambahkan air scorpe pada mesin,, biar udara bisa fokus ke mesin,, atau pasang engine cover yang fungsional, kebanyakan cuma buat pajangan aja,, ada yg fungsional kok,, model kemiringannya bisa mengarahkan angin ke blok dan cop mesin ( silahkan di imajinasikan)
    4. setting setingan udara pada karbu sebaik mungkin, , setingan salah menyebabkan boros BBM dan mesin panas
    5. danbanyak lagi,, silahkan di tambahii..
    6. SPECIAL JUGA NIH,, BELI POCARI SWEAT,, BIAR YANG NAIK SCORPIO GAK OVERHEAD KEPALANYA,, MIKIRIN IMAJINASINYA.. WEKWEKEKWE

    Like

  14. Abang Arsya says:

    sampean sdh BRT kan CDI nya, nah saya masih standart mas. gimana ngaruh gak klo dipotong?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s