One Day Trip to Jombang (#2, 14 Juni 2011)


Pinjem motor trus nampang:mrgreen:


Saya rencananya berangkat pagi-pagi ke Jombang ini, namun karena memang masih banyak pekerjaan di kantor, akhirnya baru bisa berangkat siang sekitar jam 11.30 wib.

Melaju dari pabrik plosoklaten ke arah kota Pare terasa agak tersendat. Maklum, banyak truk-truk yang mengangkut hasil hutan, pasir dan hasil-hasil pertanian dari anak Gunung Kelud.

Perjalanan, Pare-Gardu laut terasa lancar. Cukup berjalan dikecepatan 80 kpj. Perempatan Gardu laut belok ke kanan, ke arah Mojowarno, atau jalan tembus Kediri – Surabaya. Shockabsorber Byson mulai teruji, beberapa kali suara mentok terdengar, karena memang posisi skok agak diturunkan 4 cm dari posisi standartnya. Jalanannya ramai dengan truk kembali, aspal banyak yang mengelupas dan lubang di beberapa titik. Diperlukan kewaspadaan ekstra, karena jalanan juga sempit.

Setelah sekitar 1 jam perjalanan, Byson mulai belok ke kanan setelah Rumah Sakit Mojowarno, memasuki areal persawahan. Jalanan makadam persawahan mulai menghajar. Untungnya sekarang sudah mulai musim kemarau, sehingga jalanannya tidak lebih hancur karena becek.

macak petani,qiqiqiqi

macak petani,qiqiqiqi


Setelah muter-muter membantu melakukan pengamatan di farm, menikmati semilir angin di gubug, di tengah panasnya udara siang itu. Segerrrrr…..

This entry was posted in adventure, byson, work. Bookmark the permalink.

21 Responses to One Day Trip to Jombang (#2, 14 Juni 2011)

  1. Darmawan says:

    lebih mantep jalanan ke sawah pake trail TS nih wakaka๐Ÿ˜€

    Like

  2. Dani Ramadian says:

    Scorpio di-ijolno Byson???
    Walahhhh…

    Adoooohhhhhhh…
    Xixixixixi

    Like

    • touringrider says:

      Nyilih mas.. Sementara thok..

      Yo’opo kabare sam? Suweeee ra ketemu..

      Like

      • Virus says:

        haa…maksud ny sementara…tuker pakai ama temen kh omm…gmn impresi membawa byson nya enak gak omm…tarikan lemot..? coz ane pernah ngejer Byson vs NMP (buntutin pake FU) tuh Byson ternyata kenceng juga…
        *buatin artikel ny plsss…jujur-jujur aja omm…

        Like

      • touringrider says:

        Lumayan kenceng bro.. Lumayanlah untuk melibas jalanan yang ramai dan padat seperti lalu lintas perkotaan. Nggak begitu capek betot gas dan kopling dibandingkan scorpio. Akselerasi halus, nyman (apa karena masih baru ya??hahahaha) enaklah posisi ridingnya bro.. Tapi saya lebih seneng naik scorpio klo kena jalanan yg sepi dan lurus.hehehe

        Like

  3. rizky wolf army bojonegoro 011 says:

    kog dari scorpio ganti byson mas bro…..??

    sama kayak aku….
    dari scorpio ganti pulsar 200….

    hooohohoho

    Like

  4. rizky wolf army bojonegoro 011 says:

    iya mas bro……
    mesin halus hampir tanpa getaran….
    dipake touring suspensinya lehih mantap…..

    Like

  5. Hourex150L says:

    mantab bisonnya mas Bro..

    yang mentok shock depan kan..?? Gak papa asal jangan yang belakang..xixixxiixiixii..

    *klo yang belakang, berarti kebangetan kelewat berat dosane sampeyan.. Xixixii..

    PISS..๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

    Like

  6. blognyamitra says:

    Byson warna putih harusnya juga ada, biar lengkap๐Ÿ˜€

    Like

  7. Adit bukan Aidit says:

    udah lama ga mampir sini mas tarom..apa kabar?๐Ÿ˜€
    wah kayanya emang enak ya pake byson..aku cuma pake stangnya aja nih..๐Ÿ˜€
    http://aditninjamaniac.wordpress.com/

    Like

  8. Amama Ali says:

    keno wereng gak mas?

    Like

  9. andhi_125 says:

    suwe ora mampir…ngabsen ndhisik sam:mrgreen:
    pantes jan-e mas…tapi, kok disinyalir ad dingklik detected yak???:mrgreen:

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s