Jalan Ke Medan Part 2


Disana kami menginap di rumah Opung Ibrahim, senang rasanya kami bisa langsung begitu dekat dengan orang yang baru kami kenal. Kehangatan dan welcomingnya sangat mengesankan.

Oh ya, disana ada cerita agak menggelikan. Makanan disana rata-rata rendang dan sebangsanya alias masakan padang. Kami yang hidup di jawa dengan tahu tempe dan sambal terasi menjadi sangat rindu dengan masakan jawa. Alhamdulillah pada hari minggu malam, kami diajak makan oleh tuan rumah dengan tempe goreng tepung dan sambal terasi.. Ya Allah.. lekerrr nan..

Dan walhasil, keesokan paginya pada ngantri ke WC, padahal sebelum-sebelumnya pada sepi yg ke wc.qiqiqi

Melihat aplikasi G-maps, terlihat salah satu Point Of Interestnya Medan, yaitu Istana Maimun. Orang tua-tua sih maunya beli oleh-oleh trus ke Bandara.. Alhamdulillah nih, sodara Laut Dendang ada yang maksain ke Istana Maimun.. Yess!!!!!

Istana Maimun

Istana Maimun

Istana berarsitekstur indah tersebut menurut Wikipedia dibangun tahun 1887. “Built by Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah in years 1887–1891” Sempat berfoto bersama istri dengan memakai pakaian adat melayu. Lumayan buat oleh-oleh pulang nanti.

Beberapa kardus Bolu Meranti menambah berat barang bawaan, hehe.. Kapan lagi kalau ndak borong sekarang??.. Juga sebagai syarat buat buah tangan kami ke saudara, tetangga dan teman di jawa sana.
IMG_20150525_111458
IMG_20150525_101614

IMG_20150525_111449

IMG_20150525_122623

IMG_20150524_104930

This entry was posted in adventure and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s