Kebijakan Baru Gubernur Jatim untuk Jalan Rusak akibat Truk Over Muatan


truk over muatan

Dulur, kerusakan jalan di Jawa Timur bener-bener sudah keterlaluan. Semenjak beberapa tahun ini jumlah jalan rusak di Jawa Timur bertambah. Secara statistik TR memang ndak bisa membuktikan, namun dari keseharian TR yang wiritan alias wira-wiri ratan menjadi rayap aspal, merasakan bahwa semenjak adanya proyek jalan tol Jawa Timur Surabaya-Mantingan, pengerukan pasir, batu dan tanah uruk disemua daerah menjadi menggila.. yup, ndak siang ndak sore, urusan gali menggali malah berlangsung 24 jam. Puncaknya adalah saat malam hari.

Kenapa malam hari? yoi, klasik dulur.. petugas baik dari Kepolisian atau dinas lain jarang melakukan operasi penindakan pada malam hari. Angkutan truk secara ugal-ugalan juga memanfaatkan momentum malam hari sebagai jalan tol mengamankan diri dari kucing-kucingan dengan Dishub/Polantas.

Dari segi denda, TR sendiri memang pernah overweight ketika pakai Pick up, namun besaran denda di Jawa Timur tak sebesar di Jawa tengah apalagi Jogja. Kenapa Jogja lebih mulus jalannya? bisa jadi karena ketegasan petugas di lapangan.

Semoga kebijakan di Januari 2015 ini memberi kepuasan pengguna jalan lain yang selama ini tersiksa dengan jalan akibat truk yang over muatan.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Kebijakan Baru Gubernur Jatim untuk Jalan Rusak akibat Truk Over Muatan

  1. mariodevan says:

    Mantap….

    BBM turun dipastikan! tidak akan mempengaruhi tarif Angkot! http://t.co/cd6Uw88NtR

    Like

  2. Pingback: Warga Ngancar SUDAH SANGAT GERAM Dengan TRUK PASIR | Touring, Adventure and Humanity

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s