Melihat Kemolekan Perawan Sepelot (again)


Widiw, kok judulnya again kang? Ini nih dulur. Yang akan saya ceritakan ini adalah perjalanan ketiga saya ke Sipelot. Sebuah pantai indah yang tersembunyi di ujung selatan-timur Malang.

image

Berangkat jam 07.00 dari Wates, Kediri si biru melaju ke arah malang dengan melewati jalur Penataran- Garum- Wlingi kemudian Kepanjen.

Kami istirahat sebentar di Kontrakan untuk menjemput dua asisten alias mandor saya. Berhubung Pick up ya arek-arek akhirnya naik di bak. Saaken yo…

Perjalanan panjang selama 2 jam cukup kami nikmati, namun ketika mulai masuk ke Kecamatan Dampit dan Pujiharjo arek-arek yang ada di belakang mulai dilanda mabuk darat. Wkwkwk.. sabar yo rek.

Jam 12.00 kami sampai di rumah salah satu warga yang kebetulan kami kenal dari kemitraan. Alhamdulillah disugihi jajanan desa dan makan siang bro. Pindang kuah pedas.. jian makanan kesukaan TR bro..

Setelah maem, kami menuju pantai. Siang itu sepi karena memang aktivitas nelayan sudah selesai pagi hari tadi. Orang wisatapun ndak ada. Wong jaraknya jauh banget dari pusat kota Malang. Dari Kepanjen saja 2 jam’an bro..

image

Namun disudut barat pantai ada aktivitas bapak nelayan yang mencuci jaring pukat. Suara diesel dari sumur pompa yang menyedot air laut untuk tambak menemani keheningan siang itu. Tak banyak bermain di pantai.. TR lebih menikmati angin dan pemandangan.

image

Oh ya tak lupa kami membeli cakalang di lapak warga. Lumayan sekilo 17.500(dah harga nawar), daripada di KEDIRI kota biasanya 30.000.

image

Tak lama.. setengah kemudian kami sudah bersiap kembali ke Kepanjen kemudian lanjut Kediri.

Oh ya, pantai Sipelot terletak di desa Sitiarjo, Pujiharjo kecamatan Tirtoyudo Ngalam. Belok kanan dari jalur Turen-Lumajang sebelum masuk kab.Lumajang. artinya sudah hampir dekat perempatan. Jalur masuknya pun kecil. Waspada saja bila papasan dengan truk pengangkut panen pisang… ngeri..qiqiqi

image

Mau kesini juga? Yuks.. rencananya TR mau kesini lagi selasa 28 okt 2014 besok.

image

This entry was posted in adventure, hobbies, humaniora, kuliner, malang, work and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

17 Responses to Melihat Kemolekan Perawan Sepelot (again)

  1. Mase says:

    Indah tenan kang

    Like

  2. ardi says:

    2 minggu kemarin baru dari sana, perjalanan yg seru.
    lubang aspal dimana2
    berpapasan dg mobil besar alias truk di tikungan sempit itu bikin serrrr rasanya😀

    eh fotonya keren
    pas saya kesana udah agak siang
    entahlah, warnanya flat,
    nggak sebiru foto2 diatas😦
    bikin obsesi fotografer dadakan menghilang seketika

    Like

  3. Aa Ikhwan says:

    ajib kang

    Like

  4. azizyhoree says:

    duhhhhh bale kambang, sempu ae sik durong pomaneh sipelot hikss kapan yo 😦

    Like

  5. orang awam says:

    om ini jalannya searah sama jalan ke sendang biru? yg pertigaan turen ke kanan trus lewat kapur2 itu?

    Like

  6. Sukhoi-47 Berkut says:

    Jalanny gk da yg lurus bos. . Belok kanan kiri trus da 30km an,haha. .

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s