Naik Haji Kesononya Naik Motor???


Yup betul bro… Dari status mas Alfian JBC bike Malang. Bahwa saat ini Pak Edi bersama rombongannya (6 orang) akan touring lintas negara untuk menunaikan ibadah Haji.

image

Good luck pak!!!

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

39 Responses to Naik Haji Kesononya Naik Motor???

  1. a says:

    joz tenan

    Like

  2. Han:D says:

    Joos, sambil nyambi wiritan dijalan…

    Like

  3. pak tarno says:

    gendeng cah.. tapi mantep ngene ki.
    ya hobi ya ibadah,
    aku belom bisa tuh jalanin hobi yg sekaligus ibadah.
    salut deh.

    Like

  4. husni says:

    josss.. berarti ntar dari miqat dah gak pake motor lagi ya… kan sudah ihram..

    gudlak, mudah2an menjadi haji yg mabrur..

    Like

  5. potretbikers says:

    Istimewaaaa…..josss tenan, ini nich jadi inspirasi….๐Ÿ˜‰

    http://potretbikers.com/2014/03/16/kalau-test-ride-itu-mbok-ya-hati-hati/

    Like

  6. ms says:

    satu perjalana dua kenikmatan

    Like

  7. gc133hijrah says:

    Setahu ane ga bisa kalo pergi haji sendiri2 pk motor, ane udah nanya itu k depag. Karna urusan haji diurus negara. Dan ada kuotanya.
    Tp kalo umroh bisa saja.

    Like

    • touringrider says:

      Wah.. kalau beliau apa umroh doang ya.

      Like

      • gc133hijrah says:

        Bisa jadi hanya umroh aja….. Dengan motor besar…. Perjalanan indonesia -makkah bisa ditempuh 3bulan saja….. Dan itupun masih belum lewat bulan Romadhon…. Lebaran haji itu kan setelah lebaran idul fitri….
        Soalnya ini cita2 ane…. Umroh pk motor…. Ga usah bmw gs1200 cukup kawasaki versys aja…. Karna dari itu ane udah cari info dr jauh2 hari…. Makanya ane tau ga bisa pergi haji sandal jepit kesana. Karna akan dikonfirmasi lagi pada saat tiba diperbatasan. Kalo dulu masih ada tuh haji paspor hijau, alias paspor wisata…. Sengaja wisata k makkah dekat2 bulan haji, dan sengaja melanggar batas waktu dari cap yg diberikan pihak custom imigrasi…. Karna tidak ada wisata ke Makkah pada saat bulan haji.
        Tp kalo macam itu menurut ane ga halal tuh….

        Like

      • touringrider says:

        Jadi kalau saya sudah punya pasport hijau. Ntar kalau naik haji passportnya beda lagi ya pak?

        Like

      • Maaf Bli, menurutku sih bisa-bisa aja, kalau gak halal kasihan sekali almarhum kakekku dulu juga berhaji dengan jalan seperti ini. beliau menjadi Atase militer yang harus stay disana selama beberapa tahun, begitu masuk musim penghaji, beliau langsung berhaji, Alhamdulillah semuanya dilancarkan, karena beliau juga mendapatkan teman orang asli saudi disana, jadi akomodasi dilancarkan. begitu pula dengan bibi saya yang pramugari, pernah bibi saya stay disana ketika musim haji, dan Allah telah membukakan jalannya untuk berhaji. memang hal ini seringkali menjadi momok ya, (karena dulu banyak juga kerabat yang membicarakan bahwa Haji kakek saya tidak sah dsb) tapi saya yakin seyakin-yakinnya penilaian ibadah itu hanya pantas diberikan oleh Yang Maha Kuasa, Allah SWT.
        Kalau Bli juga pernah baca artikelnya Kang Taufik Hidayat yang membahas bahwa disana ada seorang warga indonesia yang datang untuk haji tapi tidak melalui jalur haji. beliau kesana dengan jalur sebagai pekerja dan mengabdi sebagai mutamir masjid atau marboot dimasjidil harram. beliau tinggal disana beberapa bulan sebagai marbot dan mendapatkan gaji hingga musim haji tiba. itu kan juga gak dapat kuota dari pemerintah Saudi.
        Sekali lagi, menurutku loh ya, Allah akan membukakan jalan kepada hambanya yang ingin mengunjungi rumahnya, dengan jalan apapun, dan kita sebagai manusia hanya mampu pasrah dan bersyukur apapun cara yang diberikan oleh Allah.
        Untuk yang dilakukan oleh Brother kita yang sedang menuju kesana, baik itu untuk umroh ataupun berhaji, saya selalu mendoakan agar bapak-bapak selalu sehat dan sampai ke tujuan. Keep Brotherhood
        *Oia, Bli Made Insya Allah kesana kok, hehe. Kan udah kupanggil namanya di depan Ka’bah, hehe

        Like

    • Teguh says:

      Mengenai sah / tidaknya kan ada rukun haji. Soal jalurnya lewat mana itu tidak mempengaruhi kehajiannya IMHO.

      Sobat saya dulu pernah ibadah haji tanpa lewat quota / lewat depag. Momentnya saat itu dia bekerja sebagai chef di arab saudi, saat musim haji ya dia ikut ibadah haji.

      Like

    • puguh05 says:

      bisa atau nggak jawabannya harusnya bisa, diterima sama Allah atau nggak jawabanya Allahualam, hanya Allah yang tau,,, lagipula Allah nggak ngasih kuota pertahun berapa yg bisa melakukan ibadah haji๐Ÿ˜€
      ngomong2 pernah nonton film tentang orang yg pergi haji bareng anaknya make mobil??๐Ÿ˜€

      Like

  8. SEPI ing naLAR says:

    Semoga menjadi haji yg Mabrur…๐Ÿ˜€

    Like

    • touringrider says:

      Aaminnn… moga2 iso

      Like

      • Mas Wiro says:

        ุขู…ูŠู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู† ูŠูŽุขุฑูŽุจู’ ุขู„ูŒุนูŽุขู„ูŽู…ูููŠูู†ู’
        Setidaknya ganti Tiger sik
        Mosok Supra?
        โœฝฦ—ฦ—ษ‘ฬˆฦ—ฦ—ษ‘ฬˆฦ—ฦ—ษ‘ฬˆโœฝ

        Like

  9. johanheru says:

    waduh telat tahunya, pengen ikut juga, ada kontaknya ke mereka ndak ya

    Like

  10. denijul says:

    ya Allah sudah ada ternyata,ini impianku yang baru terbesit beberapa hari lalu,mengingat lamanya antrian dari denpasar sampai 15 tahun lagi,,,,kalau cuma perjalanan 3 bulan rasanya kok ndak ada apa2nya dibanding 15 tahun,semoga ALLAH mengabulkan.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s