TIPS BERKENDARA & PENANGANAN SEPEDA MOTOR PADA SAAT KONDISI JALANAN BERDEBU (Press Release)


image

Erupsi Gunung Kelud pada hari Kamis, 13 Februari 2014 di Kediri, Jawa Timur, abu vulkanik yang menyebar mulai Timur Jawa dari Jawa Tengah dan Jawa Barat. vulkanik tersebut kondisi jalanan menghalangi pandangan. pengendara itu, karena harus lebih ekstra hati-hati dalam berkendara. Berikut berkendara pada jalanan berdebu : Gunakan helm bervisor bening 1. dan masker agar pernapasan tidak terganggu akibat debu yang berterbangan raya Gunakan jaket atau long sleeve 2. sehingga tubuh terhindar dari debu 3. Sebelum berkendara hidupkan headlight agar pada saat berkendara diketahui pengguna jalan lainnya 4. Cek kondisi ban kembangan tekanan angin 5. Pastikan kecepatan motor lebih lambat dari kecepatan karena kondisi jalan yang licin. Pada saat menikung, pastikan 6. posisi roda depan agak tegak untuk menghindari slip Yang perlu diperhatikan vulkanik yang dihasilkan dari erupsi Gunung Kelud pada berdampak manusia, tetapi kendaraan bermotor. Abu vulkanik tersebut mengandung silika, mineral, dan bebatuan. Unsur yang adalah umum natrium, kalsium, magnesium, dan flouride. Ada juga unsur lain, seperti seng, kadmium, dan timah, tapi dalam konsentrasi yang lebih rendah. Unsur kimia yang dari muntahkan di menjadikan udara di wilayah yang terkena hujan mencapai pH 4 atau bersifat asam. Padahal kondisi normal ideal adalah pH 7. Kondisi rendah keasaman membawa dampak pada kondisi cat motor dan komponen logam lainnya. Jika terkena bagian dari material plastik kelamaan lama maka membuat cat menjadi terkena pada komponen berkarat. akan maka merusak lainnya adalah Debu silika, yang berbentuk tajam seperti kaca. Jika terkena komponen motor tidak boleh langsung di lap karena akan menggores permukaan yang di cat. Oleh karena itu, tentunya diperlukan penanganan yang kendaraan yang terkena debu abu vulkanik. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan anda motor sepeda vulkanik. A. Saat keadaan sepeda motor tidak dihidupkan (mesin tidak dihidupkan) : 1. Semprot dengan air Semprot seluruh permukaan sepedamotor dengan hati-hati. Bila Anda menggunakan peralatan cuci steam atau air usahakan tingkat berada pada tingkat sedang. Selain bisa menggores cat, semprotan air tinggi bertekanan menekan material berbentuk runcing dan sangat keras celah-celah tertentu sepedamotor.Jika membandel, bisa menggunakan kuas atau sikat yang berbulu halus 2. Cuci dengan untuk kendaraan (motor / mobil) Setelah proses selesai, gunakan tingkat memiliki yang sedang (Ph7). Hal itu berguna untuk menetralisir tingkat keasaman yang diakibatkan unsur vulkanik. Pada proses meratakan shampo usahakan spon, dengan menekan terlalu kuat, hal ini untuk mengghidari goresan akibat material abu vulkanik seperti silika dan kuarsa. sambil tetap di itu Setelah dengan spon usahakan dengan air dengan tekanan rendah, hal ini di maksudkan agar sisa sisa material abu vulkanik Setelah air, dengan bersih, bilas lagi benar bersih. 3. Proses pengeringan Semprot seluruh permukaan sepedamotor dengan hati-hati. Bila Anda menggunakan peralatan cuci steam atau air usahakan tingkat berada pada tingkat sedang. Selain bisa menggores cat, semprotan air bertekanan tinggi menekan material berbentuk runcing dan sangat keras celah-celah tertentu sepedamotor.Jika membandel, bisa menggunakan kuas atau sikat yang berbulu halus. B. Saat keadaan sepeda motor di jalankan pada berdebu abu vulkanik: Setelah menggunakan motor pada jalan yang berdebu abu vulkanik, maka cara sama seperti proses namun perlu ditambahkan dengan melakukan pengecekan sebagai berikut : Pemberian pelumas pada 1.rantai roda dengan oli 2. Cek saringan Udara (filter udara), bila kotor sekali : Ganti yang baru dan bersihkan tempat saringan (case air filter) 3. Cek karburator atau throttle body : jika kotor bersihkan. 4. Jika sepeda motor Matik (CVT) : cek CVTnya : bersihkan depan & belakang, roller, v-belt (sabuk) 5. Apabila sepeda motor sampai keluar asap putih terus-menerus dari knalpot: hubungi bengkel terdekat Selain itu, ada baiknya pengendara sepeda motor memeriksakan sepeda motornya ke bengkel, terutama Karena jika abu yang menempel di filter sudah tebal, maka perlu diganti dengan yang baru karena filter tidak dapat disemprot dengan angin dan dicuci. Hal ini timbulnya menghindari (brebet), karena udara yang masuk tidak sesuai jumlahnya. Semoga dengan beberapa tips di atas, pengendara roda dua dapat selalu waspada. Salam, Astra Honda Motor

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s