Sumenep Mosque, Madura Heritage


masjid Sumenep

masjid Sumenep


Masjid Sumenep yang berarsitektur indah dan berwarna cerah itu tampak indah sekali disaat malam. Permainan cahaya memantul dari sudut lekukan arsitektur bergaya Jawa, China dan Eropa. Kesan ketika masuk, tata ruang dan tata arsitekturnya mirip dengan Masjid kuno di Jawa, seperti masjid Demak, masjid Jami’ Madiun, Masjid Keraton Yogya dan Masjid Sewulan (yang pernah TR singgahi). Hal tersebut bisa dimaklumi karena dulu Madura menjadi satu wilayah dibawah kepemimpinan Mataram (anda bisa baca Babad Tanah Jawi).
pedang irak di masjid sumenep (iraq sword on Sumenep Mosque)

pedang irak di masjid sumenep (iraq sword on Sumenep Mosque)


Masjid yang pembangunannya dimulai pada tahun 1779 Masehi dan selesai 1787 Masehi ini, diatas mihrabnya ada pedang. Konon pedang tersebut berasal dari Irak, namun tinggal satu saja, yang satunya hilang. Masjid yang juga bernama Masjid Panembahan Somala karena dibangun pada pemerintahan Panembahan Somala, Penguasa Negeri Sumenep XXXI, dibangun setelah pembangunan Kompleks Keraton Sumenep, dengan arsitek yang yakni Lauw Piango.
mengais rejeki

mengais rejeki


Menikmati sore di alun-alun depan Masjid, sesaat kemudian adzan maghrib berkumandang. Alhamdulillah, bisa merasakan sholat di masjid tertua dan berarsitektur khas tersebut. sayang sekali, toiletnya kurang layak. Semoga Pemda dan Takmir memperhatikan.
narsis dulu

narsis dulu


Info lengkap bisa anda baca di Wikipedia
DSCN5178

This entry was posted in adventure, agama, hobbies, humaniora and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

20 Responses to Sumenep Mosque, Madura Heritage

  1. gasspoll83 says:

    keren mesjid nya classic

    Like

  2. nuansa bangunan china dan eropa kunonya kental banget mas, mbahe kui bakul opo? tahu yo?

    Like

  3. smartfaiz says:

    Omahe mertuaku cedhak masjid kuwi…πŸ™‚

    Like

  4. ochim kim says:

    masjidnya retro bangetπŸ˜›

    Like

  5. marko says:

    masjide keren

    Like

  6. pak tarno says:

    lihat foto-fotonya jadi inget, warna kuning (cerah) dan rame.
    sangat identik dengan selera orang madura yg suka warna-warna cerah (merah, ijo kuning ngejreng). beda dengan jawa yg kebalikannya, alias suka warna gelap.
    kalo sumatra beda lagi, warna emas, merah, mengkilat banyak disuka.

    Like

  7. rochelimit55555 says:

    Kenapa itu motor parkir di kompleks masjid? Nggak bisa diatur orang-orang Indonesia.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s