Days 3, Part2. Hujan-Hujanan di Sepang



Menikmati serunya nonton GP, tentunya nggak asyik kalau kelewatan info penting. Mau check berita lewat @motogp/@moto race feed via tweeter ra iso, soale DiGi yang dipakai paketannya terbatas, akhire duduk di depan big screen adalah sesuatu.qiqiqi..

Sebelum dimulai, ada seremonial mengenang almarhum Simoncelli, kebetulan pit mantan teamnya ada di depan pas tempat duduk saya.

Sorak-sorak orang Malaysia ketika pembalapnya Zulfahmi memimpin di no.1 membahana, rame poll. Tapi yang paling ngangenin ke Sepang adalah suara knalpotnya.. muerduuu. Siap-siap budek sakit telinganya karena saking kerasnya suara. Mantabbbb!!! Pelindung telingapun tak lepas, eman’e klo gak bisa denger suara aslinya.

Sayang, seperti yang panjenengan ketahui, hujan deras berkali-kali turun. Dan berakibat di Race Moto GP banyak yang ndlosorrrr…

Di sebelah saya ada nenek yang sudah sepuh, orang Surabaya yang jauh-jauh datang ke mari untuk menikmati moto GP. jan mnatabbbbbb!!!!

Well, setelah tahu bahwa Race Stop dan Jorge Lorenzo finish di posisi kedua, langsung cabut saja untuk bertemu teman-teman di meeting point 1 di sebelah stand Benelli.

Geng Jas Hujan Ijo


Hujan deras masih mengguyur, menambah lapar perut yang belum diisi siang hari ini. Setelah sekitar pukul 18.00 semua berkumpul, barulah kita menyeberang ke sisi jalan tol atau di dekat SPBU Petronas. Ide menunggu ini datang dari pak Sopir biar kita tidak terjebak kemacetan kendaraan yang keluar berbarengan dari parkiran. So, dengan ada di jalan yang berseberangan walhasil kita petang itu tidak begitu merasakan dampak kemacetan.

Liat isi tas, ternyata pelindung tas tak mampu menahan derasnya hujan. Walhasil baju ganti, sarung dan barang lainnya basah kuyup.👿

Kita petang itu langsung menuju rumah makan di Min-Max Chineese food restaurant. Wes gak usah ditanya, makanan yang ada langsung ludes dimakan. Lha wong wes kaliren ngene. walau Chineese food, jangan khawatir, makanannya dijamin halal alias non pork. Cumi, udang, tahu, ca caisim, bahkan sup hangat pun semuanya menjadi ludessss.qiqiqiqi

Well, keluar dari Restaurant menemukan nice shoot buat ambil foto seperti diatas. Ditambah suara adzan yang pertama kali saya dengar di Negara Jiran ini. Beruntunglah kita yang hidup di Indonesia, dengan mudah mendengar suara adzan dan mencari masjid/surau. Disana sulit bro..

Setelah mandi, beres-beres isi tas dan sholat. Petualangan dilanjutkan dengan hunting oleh-oleh di China Town atau Petaling Street…. Next artikel ya bro.

perfecto




This entry was posted in adventure, Malaysia and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Days 3, Part2. Hujan-Hujanan di Sepang

  1. Yoshi says:

    seru banget nih

    Like

  2. wah, jadi pengen mas..😀

    itu si nenek kok bisa sampai ke sana gimana tuh?

    Like

  3. bejo says:

    Potone apik

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s