Kopling Nyeplos..



Well, beberapa hari yang lalu kopling mobil nyeplos alias gak main sama sekali. Gejala ini sebenernya sudah terasa ketika di bengkel Astra, namun karena mobil pabrik, so servicenya harus sesuai orderan, so area ini gak dijamah sama sekali.

Koplingnya dalem banget, ketika di injek, kadang-kadang macet nggak bisa balik. Pas di daerah Blimbing, Ngoro, Jombang tiba-tiba kopling gak bisa balik ketika diinjek. Trataaa.. tetep tenang,untungnya perseneling dalam kondisi netral. Sein hazard, minggirin mobil ke kiri trus pasang tanda dari daun dan kayu. Kebetulan ada kayu bekas tanda dari proyek pelebaran jalan.


Cek recheck ternyata ada oli yang keluar dari master kopling ketika kopling diinjak. Ya wes..

Setelah dibenerkan sama tukang (untung ada temen yang bantu memanggilkan), ganti piston, tambahkan oli rem, kocok-kocok:mrgreen:, setting, coba test sebentar. Dan ngueng.. bisa lagi. Alhamdulillah. Well, kerusakan ini bukan pertama kalinya..

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

8 Responses to Kopling Nyeplos..

  1. Darmawan says:

    nyeplos telur dadar mas:mrgreen:

    Like

  2. oman faqod says:

    panther iritnya ngecring-ngecring alah…

    Like

  3. mercadee says:

    “2” (Second), digunakan kalau mobil jalan di daerah bukit yang membutuhkan mobil berjalan perlahan atau kalau Anda menggu­nakan mesin untuk mengurangi kecepatan. Pada posisi ini disaran­kan kecepatan maksimum 95 km/jam untuk Corona dan 113 km/jam untuk Corolla serta Kijang 81 km/jam. Berhati – hati pada kedudukan 2, jangan menurunkan kecepatan mobil secara kasar karena bisa mengakibatkan mobil terpuntir, jebih baik dibantu dengan rem” L ” digunakan pada medan yang macet dan tanjakan atau penurunan yang curam, yang membutuhkan efek pengereman mesin (engine brake) yang maksimal. Kecepatan maksimum pada posisi ini adalah 44 km/jam untuk Kijang, Corona 52 km/jam dan Corolla 65 km/jam.Beberapa larangan bagi pemakai transmisi otomatik: jangan memindahkan ke posisi undur atau ke posisi ” P ” kalau kendaraan masih bergerak karena akan menyebabkan mobil kehilangan kontrol dan merusakan mekanikal yang serius. Waktu di tanjakan jangan menggunakan pedal gas untuk menahan mobil berhenti, gunakan selalu rem parkir atau rem dan biasakan selalu menginjak rem kalau mobil berhenti walau sesaat untuk mencegah mobil tidak bergerak sendiri kedepan. Banyak orang masih menyangsikan ketangguhan transmisi otoma­tik walaupun mengakui kelebihan pada kenyamanan. Masih ada yang takut terutama kalau mengalami mogok. Sebenarnya transmisi bebas dari gangguan bila terawat dengan baik. Kendala utama pada semua mobil adalah aki rusak demikian pula pada mobil transmisi otoma­tik. Menghadapi hal itu yang perlu diperhatikan adalah perawatan terhadap aki seperti periksa jangan sampai aki pernah kering dan mengganti kalau sudah tiba waktunya mengganti dengan aki baru. Dengan cara ini, anda tidak perlu kawatir mobil mogok di perjalanan.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s