DR : Loves Batik.. Berbelanja di PGS Solo, Days-3rd, Part-1



07.00 si putih mulai melaju menuju arah Solo. Suasana jalan sudah terlihat ramai. Keluar dari kota melewati jalan raya Salatiga-Boyolali terasa semakin padat. Kendaraan-kendaraan besar berpadu dengan motor berlalu lalang menyesakkan jalanan, ditambah suasana perut yang agak rewel membuat konsentrasi agak sedikit terganggu.:mrgreen: Walhasil mampir di SPBU utara Terminal Tingkir, dimana tahun 2009,saya pernah juga beristirahat disini dengan Si Pio ketika touring dari Slawi to Madiun.

Jalan raya Salatiga-Boyolali di beberapa titik memang lebar, namun hati-hati di beberapa bagian menyempit dan masih terdapat proyek dan tumpukan material untuk pelebaran jalan.

07.50 Mulai memasuki Boyolali, jalanan sudah mulai lengang. Namun tetap waspada, khususnya di depan Rumah Pemotongan Hewan pengaspalannya belum selesai, sehingga aspalnya tidak rata.

Masuk Boyolali


08.11. Mulai masuk kota yang terkenal dengan ternak sapinya. Seringkali berpapasan dengan pick up yang mengangkut hewan ternak sapi. Wih..kok oleh yo masuk kota?. Kota Boyolali terlihat sebagai kota yang santai, adem ayem dan teduh, seperti ciri khas kota-kota di Jawa Tengah pada umumnya.

8.13. Ambil kiri, untuk mulai melaju di jalur yang sangat halus mulus dan lurus menuju ke Kartosuro. Di jalan raya yang lurus ini saya hanya berkitir di 80 KPJ saja. saya mengambil upaya safety, takut klo sewaktu-waktu ada hal yang mengganggu laju kendaraan. Oh ya, di jalur ini saya jarang sekali berpapasan dengan truk besar, tercatat hanya sekali saja berpapasan dengan truk kontainer. Ohya, jalur ini klo melaju dari arah kebalikan atau Solo-Boyolali tambah terasa indah karena nun jauh disana terlihat Gunung Merapi yang gagah mengayomi kota Boyolali ini.

8.45. Alhamdulillah sudah masuk kota Solo. Jalanan di kota ini boleh dibilang membingungkan. Walau sebenarnya jalanannya simple, tapi karena minimnya rambu penunjuk jalan, membuat saya dan beberapa rekan yang pernah kesisi kesasar.

PGS Solo


09.04. Masuk PGS Solo, masih sepi, baru beberapa toko yang buka. Akhirnya duduk-duduk dulu sambil ngobrol dengan mbak-mbak pramuniaganya. Beberapa saat kemudian muter-muter sampai ke lantai atas, namun saya tidak sampai ke Ground Floor. Berburu beberapa batik, tentunya dengan tetap menawar. Jangan sungkan untuk menawar, harganya bisa turun kok, malah klo beruntung, dapat barang yang bagus dengan harga yang miring. Tak lupa berbelanja Kaos Khas Solo. Kali ini milih gambar Semar.

Jam 10.30 dirasa cukup, kamipun pulang menuju Kediri. Oh ya, jalan keluar yang tembus Taman Jurug saat itu ditutup, ditambah ada Kereta Api yang lewat, walhasil jalanan sempat macet 30 menit diseputaran Jagalan.

Next… Pulamg via jalur Tawangmangu.

This entry was posted in adventure and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to DR : Loves Batik.. Berbelanja di PGS Solo, Days-3rd, Part-1

  1. andhi_125 says:

    rute mudik taun depan nih..malang-klaten-boyolali-cilacap..

    Like

  2. joko says:

    ketemu raja jalanan ya? hehewhehee,, dijamin hanya mobil patwal yg sanggup menyaingi BUS SK group, apapun keadaannya sepertinya SK tetep laris, karena masyarakat butuh yg murah, nyaman dan kencang, hehe

    Like

  3. kimi kaos says:

    ngeliat fotonya serasa dibawa berjalan-jalan ditkpnya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s