DR : Jepara-Solo, mampir Masjid Agung Demak. Edisi 5


Setelah segala urusan dinas di Jepara selesai, saatnya kembali melanjutkan tugas ke Solo. Perjalanan sengaja dilewatkan via Demak dan semarang, dengan perhitungan, perjalanan akan dilakukan malam hari. Dan Jalur ke Solo via Purwodadi sangat ramai oleh truk, jalan sempit dan gelap, sehingga rawan.

Alhamdulillah, 16.39 walaupun telat jauh dari waktu ashar, kami sampai di Masjidnya para Wali. Masjid Agung Demak untuk sholat. Senang dan sekaligus terasa tenang hati ini, merasakan aura para waliyullah yang duu bahu membahu membangun masjid utama Kerajaan Demak.
Setelah selesai sholat, saatnya ambil beberapa gambar dan melihat-lihat di areal masjid. Sore itu ada serombongan besar orang yang ziarah Wali.

17.40 mulai memasuki Tol Semarang. Perjalanan tol lumayan lancar, dan disini saya punya pengalaman baru mencoba TOL yang tembus Ungaran. Tol tersebut kayaknya baru jadi, karena kendaraan yang masuk dibatasi. Di ujung keluar terlihat puluhan dump truck terparkir di jalur yang akan tembus Bawen.

Di pintu keluar, sempat berpapasan sama motor yang salah jalur. Ati2 bro… Ini jalur tol. Di ujung tol, tidak terlihat tulisan bahwa jalan tembus akan menuju TOL. Lagipula, jalan keluar TOLnya kok masuk jalan kampung ya? apa warganya nggak protes?
Disini saya sempet dis’orientasi arah. Arah Ungaran ke Solo yang seharusnya ke selatan, saya anggap ke Utara.

Seperti biasa, jalur Bawen petang itu sangat padat. Konsentrasi penuh harus terjaga. Karena laper, kita merapat makan dulu di Gulai kepala ikan Mas Agus Rawa Pening, sekitar pukul 19.00 wib. Kalau boleh berkomentar, rasanya tak semantab di asalnya di daerah Solo yang pernah saya coba.

haishh.. tinggal tulang belulang


Well, perut kenyang dan mata mengantuk adalah sesuatu kalau driving. Akhirnya dipaksa-paksain tetap berkonsentrasi. Apalagi waktu itu jalur Salatiga-Boyolali rame sekali. Di beberapa titik, jalannya diperbaiki dan diperlebar, sempat adu ngotot sama kendaraan-kendaraan lain.hahaha..

Masuk Boyolali, jalannya langsung maknyussss. Lega sekali kaki ini, jalanannya mulus halus, jalanannya juga lurus dan lebar. Disini dengan tetap berkonsentrasi dan berhati-hati, kendaraan saya pacu 100KPJ saja.

Alahamdulillah, sudah sampai kota Solo. Rencana menginap di Hotel Arini langganan saya, tp baru tahu kalau rate-nya naik. Walhasil kabur ke Hotel Mandala Wisata yang juga langganan saya satunya. Sempet di Gulai Mas Agus sms bro Adinya Neng Susi buat saya ajak kopdar dan keliling, tapi apa daya, saya sudah sangat lelah.

This entry was posted in adventure, work and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to DR : Jepara-Solo, mampir Masjid Agung Demak. Edisi 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s