Batu dan Malang, Perlu jalur alternatif pengurai kemacetan


Gunung Banyak Pujon
Kota Batu dan Malang, bak magnet pariwisata yang menarik, bagi wisatawan untuk mengujunginya. Seperti halnya kawasan puncak dan Bogor, jalanan menuju kota Batu dan Malang seringkali macet disaat weekend. Hal tersebut bukan satu kali atau dua kali penulis alami, namun seringkali. Puncaknya kekesalan macet terjadi disaat saya bawa kendaraan roda empat untuk menuju kesana.

Sabtu kemarin disaat menyusuri jalanan menanjak jalur Pujon, ada kegiatan bersih desa di Pandesari. Tahun kemarin pun saya sempat mengalami kemacetan yang lumayan lama, beruntungnya waktu itu jadi penumpang. Kaki harus dipaksa berkoordinasi antara ngeGas, Ngopling dan ngerem. Ditambah lagi mengkoordinasikan tangan menarik hand rem, nyetir, ndengerin lagu buat ngilangin stress, dan memantau traffic lewat tweeter. mantab..

Kemacetan juga terjadi lagi di jalur Tlogomas/UMM. Ternyata dari nun jauh disana (wkwkwkwk..), Om Wiro jjuga mengabarkan bahwa Singosari juga macet. waladalah…

Kemacetan juga terjadi disaat saya mau balik kediri, yang mana kendaraan stag di jalan kalpataru. Kabar dari bro Wiro , perjalanan dia dari singosari sampe Suhat terjadi kemacetan. untung masih ada jalur memutar lewat Kepanjen kemudian Wlingi.

Ke Malang naik Mobil?? silahkan dinikmati kemacetannya.. Selama jalanan ke Malang masih itu-itu saja. Dulu saat saya di Malang sempet terdengar akan ada TOL Malang- Gempol, namun sekarang kabarnya?? entahlah. Mau lewat jalur Pacet- Songgoriti?? sereemmm bro klo malam, ini jalur buat mereka yang nekat mau adventure.
So, dari jalam 2008 saat masih domisili disana sampai sekarang 2012, jalanan Malang tetap, baik lebar maupun panjangnya. Klo setiap tahun penghuninya bertambah (mahasiswa, pendatang dan Rujonya semakin bejibun), bisa dipastikan akan ada alternatif kota lain untuk liburan, dan Malang/ Batu kehilangan potential travellernya…

Any Question??

This entry was posted in batu, Blitar, kritik, malang, transportasi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Batu dan Malang, Perlu jalur alternatif pengurai kemacetan

  1. 12 tahun silam arang macet ketoke… *memorian

    Like

  2. andhi_125 says:

    adapes tetap andalan utama🙂
    jare arep ono jalan tembus utab-krploso-tembus wonosari/kebun teh…masih dianalisa bappeda😦

    Like

  3. Yoshi says:

    Dulu sering naik bus Jombang-Malang gak macet.
    Tapi itu dulu banget.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s