hari ke-1 dan 2 #Mbolang lagi ke Jember dan Lumajang, bercengkrama dengan Nelayan Pantai Cakru



Tanpa ada persiapan dari hari sebelumnya, pagi setelah briefing singkat di kantor, saya harus berangkat ke Jember dan Lumajang. yach, namanya juga tugas, siap nggak siap harus berangkat. Karena harus mempersiapkan segala sesuatunya, akhirnya keberangkatan diundur siang hari, sehingga ada kesempatan berkemas. Dengan bekal seadanya dan do’a, jam 2 siang, saya ditemani 2 orang teman berangkat ke Jember.

Melewati wilayah Malang raya sempat dihajar hujan deras di Kasembon dan Lawang. Masuk Wonorejo, Pasuruan, kami sempatkan mampir menikmati bakso dahulu karena belum makan siang. Sampai Kejayan kami ambil jalur memotong lewat jalur alternatif Gayam, Winongan, Ranu grati tembus Nguling.

Masuk Tongas,Probolinggo, hujan kembali turun. Dengan hati-hati kami menyusuri jalur pantura, apalagi hari mulai gelap. Sampai di seputaran Terminal Probolinggo sekitar jam 6 malam dengan kondisi cuaca terang. Saya sebenernya ingin mampir tempat saudara, namun karena beliau masih di kantor, ya wes bablaskan saja.
Jalur Alternatif/ Lingkar Pasuruan ke Probolinggo yang hancur
Mobil diarahkan ke arah Lumajang via Leces. Kami bertiga lapar, namun karena ditakutkan sampai Jember akan kemalaman, rasa laparnya ditahan dulu. Jadilah nyetirnya kurang konsentrasi.

Namanya juga dadakan bin mbolang, sempet bingung juga, mau nginep dimana kita? lha wong sangune ngepres. Ya wes ngaplo bin ndlahom.. Apa mau nginep si SPBU? Akhirnya diputuskan numpang di rumah teman di Puger,Jember. Dengan menahan rasa lapar dan kantuk karena kelelahan yang mulai menyergap kami menyusur jalanan ke Puger.

Alhamdulillah, dari Gumukmas sampai Puger, Jember hujan deras selalu turun, sehingga jalanan agak sepi. Jam 11 malam, kita sampai di Puger. Setelah basa-basi, ngobrol, makan dan mandi, saya sudah tidak mampu menahan rasa kantuk.

Hari Ke-2
Alhamdulillah, adzan subuh yang bersahut-sahutan membangunkan saya dari tidur. Setelah sholat, saya sempatkan nongkrong di depan rumah teman yang saya tumpangi. Segarnya udara pagi, ditambah banyak sekali orang yang mulai beraktivitas di pagi itu, lumayan bisa sebagai obat cuci mata.hehe.
mbolang ke Puger, jember
Walau statusnya kecamatan, fasilitas ATM BCA pun tersedia disini. Termasuk juga langganan TV Kabel yang hanya seharga Rp.10.000/bln!!! hah?? kok murah? bisa Fox, HBO, Star sport. ajegilee.. saya yang langganan paket murah dari provider Indo****** saja, gak ada HBO. Keren dan salut buat orang Puger. kelengkapan fasilitas dan kemajuannya mungkin ada kaitannya dengan Puger sebagai salah satu pelabuhan ikan besar di Jawa Timur.

Pagi hari, juga waktunya menservis perut yang mulai senep. Weladalah, lah kok kakusnya… maaf, saya gak bisa cerita cerita gimana joroknya. tapi, yang namanya sudah kebelet, ya weslah, hajarrr.
Tambah mantab lagi harus nimba pake kerekan.
jalur lintas selatan jatim
Hari ke-2 langsung meluncur dahulu ke Tekung, Lumajang. Setelah urusan beres, dilanjut urusan kerjaan di Cakru, Kencong. Sambil mengkondisikan dan cek areal, saya sempatkan mampir ke pantai yang hanya 100 meter dari areal yang dicheck. Pantai yang terletak di sebelah persis Jalur Lintas Selatan.
@ cakru,jember
Sayang siang itu nelayan Cakru tidak banyak mendapatkan hasil tangkapan, sehingga saya tidak jadi mborong ikan. Suasana pantai Cakru lumayan bersih, walau ombak laut selatannya mengerikan. Terlihat beberapa perahu bersandar, dan aktivitas puluhan nelayan yang baru pulang melaut. Angin kencang menghembus daun-daun pandan yang tumbuh subur, bak benteng di pantai tersebut.

jam 3, rombongan dari Kediri datang, setelah selesai menemani rombongan, sore harinya saya berniat langsung pulang ke Kediri. Maklum, uang di saku tinggal Rp.50.000, doang.
Lha ndilalah, kerjaan selesainya maghrib. Karena pertimbangan cuaca hujan, capek, lelah dan tipisnya uang saku akhirnya saya putuskan nginap semalam lagi di Puger.

This entry was posted in adventure, Jember, work and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to hari ke-1 dan 2 #Mbolang lagi ke Jember dan Lumajang, bercengkrama dengan Nelayan Pantai Cakru

  1. bimo96 says:

    Lumajang kota ane😀 kalo mau tes top speed ane saranin di JLT asikkkkk

    Like

  2. andhi_125 says:

    bolang si bolaaaaang….

    Like

  3. Anonymous says:

    sambang grandis, puput, alin????

    Like

  4. indra says:

    aku yo wong puger, tepate desa jambearum.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s