Driving Report at Grojogan Sewu, Bendosari, Pujon


Berpuluh malah beratus kali, selama 1 dekadean ini (2001-2011), saya melewati jalur pujon ini. Walau hampir setiap minggu melewati jalur Pujon-Ngantang_kasembon, rasanya belum seluruhnya saya explore. salah satunya adalah Grojogan Sewu ini.

Grojogan Sewu, Pujon



Terletak di Desa Bendosari, Pujon. Air terjun ini dapat terlihat dari pinggir jalan raya Kandangan-Batu. Jika anda dari arah Kediri, posisinya 1km kanan jalan setelah Jembatan Ngeprih.
Jalur Pujon

Jalur Pujon


Untuk parkirnya Rp.1000/motor dan Rp.2000/mobil. Tiket masuk Rp.2000/orang. Melewati jembatan gantung baru, hasil proyek AMD (ABRI Masuk Desa). Kita bisa melihat rumah yg hanyut, bekas keganasan banjir di tahun 2008-an.
Pujon

Pujon


Jalan menuju air terjun masih jalan tanah biasa, bergabung dengan jalan setapak ke persawahan. tentu merepotkan jika kesana di musim peghujan.

Di sekitar lokasi terlihat banyak shio/dupa mengepul. Memang, dari dulu saya mengenal tempat ini adalah tempat ritual. Suasana magispun merasuki alam pikiran saya waktu itu.

Air terjun dimanfaatkan oleh penduduk sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA)mikro. Siang itu lampunya masih menyala (gak pake bayar ke PLN kali ya😛 ). ide cerdas!!

Sayang, beberapa kelemahan seperti jalan menuju lokasi, kotornya tempat jatuh air (kolamnya), dan wingitnya lokasi tersebut, tidak cocok untuk wisata keluarga. Lahh, lha tempatnya nggak romantis.
Klo anda memang berniat mencari ilmu/ bertapa/ mencari ketenangan, tempat ini menurut saya lebih cocok.

Dibalik semua itu, ini hanya pandangan dan saran saya pribadi sebagai pengunjung. Next, kedepannya, terserah warga/ pemerintah setempat yang akan mengarahkan pengelolaannya.
Oh ya disekitar air terjun juga banyak pilihan loh. Monggo di explore lebih lanjut.

Ngalam Ancene Ngangeni Ker!!

This entry was posted in adventure, batu, hobbies, malang and tagged , , , . Bookmark the permalink.

9 Responses to Driving Report at Grojogan Sewu, Bendosari, Pujon

  1. han says:

    bagus gan…………………………

    Like

  2. warung DOHC says:

    ashembb nggarai kangen ker! 😦

    jadi inget 2005 touring ke malang pertamakali nya lewat sini , kira2 menjelang mahrib , di tepi tebing ada penemuan ular sanca segede pohon kelapa , malang ancene jozz!

    Like

  3. Evi says:

    Saya pernah kesini, sekitar 11 tahun yg lalu saat anak2 saya masih kecil. Jadi kangen pengan ke sini lagi🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s