Nyetir mobil bermesin diesel itu beda!!


Masalah driving mobil bermesin diesel, sebagian sudah pernah saya bahas di postingan sebelumnya. Namun, ada baiknya saya bahas kembali untuk meningatkan, bahwa nyetir mobil bermesin diesel itu beda dengan mobil bermesin bensin.

Ketika menelusuri jalanan di hutan Pule, Trenggalek yang masih berkontur makadam dari batu-batu kali. L300 yang saya tumpangi berkali-kali spin, hal ini lumrah, karena bak dalam keadaan kosong, sehingga weight to rationya kecil sekali. Makanya, di beberapa mobil pickup terlebih sekelas Panther atau L-300, pengemudi menambahkan 1 zak karung pasir untuk menambah berat di bagian belakang kendaraan.

Sayang, si driver yang notabene adalah teman saya sendiri kurang memahami bahwa tenaga mesin diesel ganas di putaran bawah, terlebih-lebih mesin Mitsubishi L-300. Ketika kita menghadapai tanjakan tajam, teman saya ini dengan semangatnya membejek gas L300 dalam-dalam.. alamakkk.. kontan saja, bau ban terbakar segera tercium. Setelah beberapa kali saya arahkan dan dia tidak mampu menaklukkan tanjakan curam tersebut, akhirnya posisi driver diserahkan ke saya.
Dengan pelan, L300 saya ajak bermanuver secara smooth, super smoth untuk menaklukkan tanjakan curam tersebut, alhamdulillah.. lolos dan gejala ban mobil terbakar akibat spin tidak ada.
Pegunungan Trenggalek
Brother, secara spesifikasi saja sudah terlihat bahwa torsi L300 adalah 15kgm/2000-2500rpm, sedangkan mesin Innova bensin (salah satu contoh) didapat 18,6kgm pada 4000rpm. Berarti, dengan membejel sedikit saja pedal gas mobil bermesin diesel, akan didapat tenaga torsi yang lumayan besar. Bijaksanalah ketika akan menaklukkan tanjakan dengan mobil bermesin diesel, terutama yang jenis Pick Up.
namun, mesin disesel juga mempunyai kelemahan masalah salip menyalip, akselerasinya tak segarang mesin bensin.

Bijaklah dengan kendaraan kita.
Salam..

This entry was posted in adventure, Trenggalek. Bookmark the permalink.

42 Responses to Nyetir mobil bermesin diesel itu beda!!

  1. Darmawan says:

    mesin disesel juga mempunyai kelemahan masalah salip menyalip, akselerasinya tak segarang mesin bensin.
    =========================
    lho mas mesin diesel pake common rail edan lho tarikannya, seperti chevy captiva, triton, ford everest sanggup ngudak kur sedan kelas tanggung:mrgreen:

    Like

  2. punic says:

    lha aku nyetir taft biasa wae gak tau slip,, tp pancen jos,, parkir agak nanjak gak usah dgas cukup maen kopling naik sendiri…🙂

    Like

  3. smartf41z says:

    galak dibawah lemot ditengah, namun masih bisa dipaksa ngejar topspeed ditrack puanjangggg

    http://smartf41z.wordpress.com/2011/05/30/siasati-parkir-ninja-250/

    Like

  4. ipanase says:

    andaikan punya motor yang punya torsi 15kgm/2000-2500rpm,,,,,,JOSSSSSSSSSSSSSZZZZ

    Like

  5. si oom as varioputiih says:

    kalo ujan ati-ati oom, tenaga semakin liar..

    Like

  6. agungsevi says:

    wah g mampir umahku mas pean??????

    Like

  7. blognyamitra says:

    Sama kayak Kijang bensin ama diesel, beda rasanya😀

    Like

  8. ajikz says:

    pengemudi menambahkan 1 zak karung pasir untuk menambah berat di bagian belakang kendaraan. atau ban dalem dipotong separo trus dicor semen trus diiket, jadi kayak sosis bengkok hehehehe. dulu pikapku tak kasih gituan, mengurangi suara gemblodagh sih, tapi lama2 bisa bikin plat bak nya jadi cekung di satu tempat itu

    Like

  9. Pingback: Hijaunya Kota Trenggalek | Catatan perjalanan Touringrider

  10. doni says:

    maaf kie aku pnya corola feteran(korfet) thun 76, kondsi bodi mulus,, abs renovasi tp mesin dh ancur total,, mau nyari mesin standardnya langka bnget,, trus mo tk ganti sekalian pake mesin twin cam 4AGE 2000valve,, tp gear boxnya msh standar korfet,, kira kira dampaknya apa aja bos terhdp gear box n pngaruh susah gak ngubah
    posisi mounting enginenya?

    Like

  11. toyota hilux diesel mo akselerasi mo ngebut g kalah ma innova bensin berani diadu. Mo di tol brani, mo di jalan tambang apalagi rajanya ngebut.

    Like

  12. yogieza says:

    pantesan,dulu pernah nyoba lepas kopling kaget di truk mitsubishi dobel itu mesinnya ga mati.gitu toh hmm

    Like

  13. Anonymous says:

    Luweh edan maning ISUZU D-MAX doble cabin,,sa0le udah pake commond rail,turbo,
    Mesin diesel yg tangguh tikungan tajam pun ttep anteng,gak mbaling,,tancap gak kenceng pun mau,,single cabin jg gak kalah garang,apalagi bemper depan blakang foresty.biyuuuhh,,,garang mbanged.tanjakan gigi 1 lepas kolpling nanjak dewe,gak di gas,
    Pengalaman pribadi.

    Like

  14. rahman says:

    mobil jenis bahan bakar solarr mantap dehhh pokok nyaaa…..tenaga ok. pokoknya….apa lg touring…mantap sudahhh….

    Like

  15. wiga says:

    ya kalo gitu ganti diesel aja semua kalau tenaganya bisa dibilang sama, cs diesel lebih hemat bbm, tapi napa mobil bensin masih diproduksi ? berarti kan masih ada kelebihannya juga tuh, lagian dimana-mana mbl yang turun di arena balapan mesti bermesin bensin, sampai sekarangpun belum ada mesin solar yg ikut laga di ajang F-1

    Like

    • Anonymus 😜 says:

      Mobil f1 gak pake mesin diesel soalnya mesin diesel pembakaranya gak secepat bensin atau bensol.
      Coba truk2 pake mesin bengsin bisa di pastikan brp fuel consumptionya. Kalau start juga kudu injek gas sampai teriak2 mesinya.
      Mesin2 diesel di truk bus 2500rpm dah masuk redline stroke dibuat panjang biar torsi bisa lbh besar dan di dapat di rpm rendah. Namun tidak bisa rpm tinggi karena bisa jebol mesinya.

      Like

    • none says:

      balap endurance 28 hours ad diesel om kek hdi tdi dll…
      mesin 3.7L v8 560hp 780Nm 😁😁😁
      redline 6500 rpm

      Like

  16. Anonymous says:

    Klw kosong iye brai. coba kijang lo isi 7 orang panther isi 8 orang.bakalan stroke tu kijang ngejar panther di tanjakan.

    Like

  17. Ibnu says:

    Assalammualaikum mas,mau nanya ni,jadi intinya bawa mobil disel di tanjakan,gas nya harus di urut ya mas?tidak boleh langsung di gas dalam..mohon pencerahannya mas,maklum masih belajar mas.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s