pare-SURAMADU-malang-pare. 347KM.


Tripmeter direset ke angka “0”. Pukul 16.00, Sabtu 13 Nopember 2010. Saya mulai meluncur ke arah utara kota Pare. Di kec.Badas mulai turun hujan, saya pun menepi sebentar untuk memakai rain gear. Sesampai di Masjid Gardulaut,Blimbing,Jombang langit mulai cerah kembali, sayapun melepas rain gear sekaligus istirahat sebentar di Masjid. Memasuki kecamatan Mojowarno kembali memakai rain gear, kali ini hujannya lumayan deras sampai memasuki kota Mojokerto.

Di perempatan Terminal Mojokerto arus lalu lintas yang sangat padat sore itu dialihkan ke jalur yang lumayan jauh, yaitu Bangsal-Prambon-Krian. Ternyata pengalihan tersebut dikarenakan ada acara Gerak Jalan. Hal ini terlihat ketika saya memasuki kota Krian sekitar pukul  18.00 banyak rombongan gerak jalan Napak Tilas. Mereka terlihat bersemangat dengan baju pejuangnya.

Memasuki jalan raya Sepanjang-Krian atau masuk Pabrik Charoen Pokhphand, saya bertemu dengan para penggowes sepeda kumbang/unto. Laju kendaraan diperlambat, selain karena sudah mulai lelah, saya juga ingin menikmati melihat rombongan-rombongan yang memakai sepeda antik dan kostum unik tersebut.

Tiba di depan Warung Pojok alias Wapo, Unair sekitar jam 19.30an. Saya istirahat sebentar di warung seberang Wapo sekalian menanti jemputan saudara yang akan memandu saya sampai ke rumahnya.

Alhamdulillah, setelah bertemu saudara yang lain, sholat, makan dan ngobrol-ngobrol ditemani gorengan yang dibeli di barat  Superindo (CMIIW), saya muter-muter ke Mal galaxy dan kampus Unair. Pukul 22.00 sayapun beristirahat.

Hari Minggu.14 Nopember 2010. Beautiful Sunday di Kota Surabaya. Pukul 08.00 setelah bersiap-siap saya dan saudara melaju menuju Kenjeran. Jadwal kita adalah jalan-jalan ke Suramadu.

nggak nampang nggak bakalan eksis.qiqiqi

nggak nampang nggak bakalan eksis.qiqiqi

Di jembatan yang pembangunannya dikomandani oleh Ir.AG Ismail Msc tersebut, saya berjalan pelan saja. cukup 40kpj. Selain ingin menikmati “bagaimana rasanya lewat jembatan terpanjang se Indonesia”, kesempatan tersebut juga saya pakai untuk mengambil foto jembatan Suramadu sambil riding (nggak safety buat yg belum terlatih:mrgreen: ).

bentang tengah Suramadu

bentang tengah Suramadu

Sedikit informasi, Suramadu terdiri dari 36 bentang untuk sisi Surabaya dan 45 bentang sisi Madura dengan panjang masing-masing 40 meter.Untuk bagian bawah menggunakan pondasi pipa baja berdiameter 60 cm dengan panjang rata-rata 25 meter untuk sisi surabaya dan 27 untuk sisi Madura.Jembatan Suramadu sejarahnya panjang, mulai tahun 1960. Dimana saat itu Prof Sediyatmo  menyampaikan ide penyatuan nusantara dengan dibangunnya tiga jembatan besar, yakni jembatan Selat Sunda, Selat Bali dan Selat Madura. Jadi pembangunan Suramadu tidak terlepas dari sejarah. Adanya berbagai perubahan desain baik tentang panjang dan konstruksi jembatan, itu juga merupakan bagian dari perjalanan sejarah.

Madura dari suramadu

Madura dari suramadu

Panjangnya perjalanan Suramadu dalam beberapa periode pemerintahan, baik mulai dari  masa Presiden Soeharto, BJ Habibie, Gus Dur, hingga sampai dengan dilakukan pemancangan tiang pancang pertama pada masa Presiden, Megawati Soekarno Putri dan penyelesaian pembangunannya pada masa Presiden SBY. Panjangnya sejarah pembangunan tersebut, telah diisi dengan berbagai kegiatan perencanaan, review design, technical study yang membuat tampilan jembatan Suramadu menjadi terbaik seperti sekarang ini baik estetika maupun manfaatnya.

Setelah beristirahat di Pulau Madura selama 30 menit, kita kembali ke Mulyorejo. Jam 11.00 perjalanan diteruskan ke arah Sidoarjo. Saya sempat mampir di Gedangan untuk membeli kaos kaki. Karena saya ndak memakai sepatu, hanya sandal Eiger, walhasil sempet kepanasan juga tersengat matahari di Surabaya ini. Sebenarnya mau mampir rumah teman di Jl.Brenggolo,Sidoarjo, namun karena nggak janjian ya apes tidak dapat berjumpa. Ndak apa-apa, perjalanan pun dilanjutkan ke Malang via Pandaan.

Sekitar pukul 13.00 saya sudah memasuki Kec.Singosari, Malang. sebenernya ingin mampr ke rumah bro Wiro a.k.a Dani Ramadian, namun daripada nanti ngrepoti saya lanjut ke tujuan saya di Jl.Watugong, Dinoyo. Alhamdulillah, sempat menonton acara Adira Motomaxx secara utuh.

Landscape Waduk Selorejo

Landscape Waduk Selorejo

Senin,15 Nopember 2010. Jam 05.00 perjalanan ke Pare atau arah barat kota Malang dimulai. Karena hawa yang masih lumayan dingin, perjalanan pun dinikmati dengan santai, cukup kecepatan 80-100kpj. Sambil sesekali melirik pemandangan indah disepanjang perjalanan Pujon-Ngantang-Kasembon.

06.45WIB, saya sudah sampai Pare. Alhamdulillah, sampai kembali di homebase dengan selamat. Langsung mandi dan berangkat kerja. See you on next Trip ke Ponorogo.😆

This entry was posted in adventure, batu, malang, scorpio, Surabaya, Suramadu. Bookmark the permalink.

21 Responses to pare-SURAMADU-malang-pare. 347KM.

  1. gusndul says:

    Wah pas nyampe Mojokerto gak mampir ke rumah…. Emane… Kapan lagi mas bro muter2? Sekali-kali pengen ketemu nambah perseduluran dengan seleb blog… Hehehe

    Like

  2. raiderobie says:

    naa… lek iki numpak pio tenan turing e…xixixixi

    Like

  3. Dani Ramadian says:

    Minggu padahal aq ndik omah…
    Wong sms’an karo Mario…
    🙂

    Like

  4. azizyhoree says:

    walah, sampean muteri gunung arjuno via lingkar utara (jombang- mojokerto) lha pada hari yang sama aku pandaan-malang-pujon,ngantang-pare-kertosono (lingkar mbulet utara😀
    hehehe nitip petualangan cak:
    http://azizyhoree.wordpress.com/2010/11/17/touring-malang-jogja-review-handling-milleage-matic-untuk-touring/

    Like

  5. Darmawan says:

    Kenapa nggak turun aja ngambil gambarnya mas? takut diomeli petugas patroli suramadu ya xixixixi

    Like

  6. blognyamitra says:

    Sempet ngitung konsumsi BBM-nya mas ???

    Like

    • touringrider says:

      kalau konsumsi BBMnya dalam itungan mileage atau 1liter/…??km dalam perjalanan ini tidak. cuma inget Ngisi BBMnya

      isi full Premium biasa Rp.30.000,-(sebelum berangkat), isi lagi Pertamax Plus di Malang Rp.50.000.-
      Sampai di Pare tengki BBM masih lumayan penuh (garis indikator BBM masih mentok)

      Kalau mileage/ konsumsi BBMnya Scorpio ini 1L/35Km untuk luar kota, 1L/30km untuk dlm kota.

      Like

  7. ridertua says:

    Ojo lai pionya diopeni walah2 sak’umpomo manusia wis sambat iku…diajak ngalor-ngidul kikikikiki….🙂

    Like

  8. bejo says:

    asli nyenengke iso toring (aku ratau )hik hik

    Like

  9. Artikel yang sangat menarik untuk dibaca, ditunggu postingan selanjutnya.

    Dari Wisnu Transport, http://travelmalangindo.blogdetik.com/, Flexi 0341 542 1672

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s