Daun Kenikmatan (Petani Tembakau)


“Demi sebatang kenikmatan bagi dirimu wahai para penikmat tembakau,
demi beberapa lembar rupiah, agar dapurku tetap mengebul,
demi hasil panen yang bisa membiayai anak-anakku bersekolah,
Dan demi sejarah.. tetap kutanam daun-daun kenikmatan ini..”

Brother, terenyuh sekali melihat tanaman tembakau di seputaran Jombang, Lamongan dan Bojonegoro. Betapa tidak, kali ini (2010) petani tembakau di daerah tersebut harus menahan pilu. Panen tembakau yang diharapkan bisa menyambung cita-cita kehidupannya, kini harus musnah.

Musnahnya panen tembakau kali ini sebenarnya sudah saya prediksi. Menurut analisa BMG Juanda, Surabaya. Propinsi Jawa Timur sepanjang tahun 2010 ini akan terus hujan. Otomatis, tanaman tembakau yang membutuhkan panas musim kemarau akan kesulitan hidup. Jika dipaksakan, maka daun tembakau akan membalikkan daunnya. Hal ini terjadi sebagai respon terhadap cekaman air. Letak stomata, yang bisa dibilang sebagai pintu penguapan air yang berada di bawah, akan kurang efektif membuang kelebihan air jika tetap pada posisi normal.

Namun, entah karena kurang informasi, atau karena tipikal petani kita yang sudah terbiasa dengan siklus tahunan yang normal, maka di sepanjang jalur Ploso,Jombang sampai Bojonegoro masih kita jumpai petani yang menanam tembakau. Salah satu alasan yang cukup logis sekali adalah, bahwa petani kita butuh uang untuk melanjutkan hidup di tengah ketidak-adilan sistem Pertanian selama ini.

*foto tanaman tembakau yang mati karena Curah Hujan tinggi.

Bagi anda penikmat rokok, pernahkah anda membayangkan bagaimana susahnya menghadirkan kenikmatan yang ada dijepitan jari anda sekarang???

“ditulis dengan ditemani sebungkus rokok A-mild kesukaan saya.

This entry was posted in adventure, hobbies, humaniora, kritik, Uncategorized, work. Bookmark the permalink.

16 Responses to Daun Kenikmatan (Petani Tembakau)

  1. ayik says:

    pertamax…..

    Like

  2. ayik says:

    keduax…..

    Like

  3. ayik says:

    ketigax….

    Like

  4. ayik says:

    podium udah penuh baru comment deh….

    wah ternyata perjuangan’a sampe spt itu ya, sayang ane bukan salah satu penikmat rokok🙂 peace……
    slm kenal ae yo

    Like

  5. azizyhoree says:

    wah wah mesakke, pak tani, padahal pabrikku jg butuh suplay dalam jumlah ton-ton an lho….. semoga petanine sabar ae
    http://azizyhoree.wordpress.com/2010/10/08/subtitusi-drive-chain-set-part-cbr-150-r-part-2/

    Like

  6. Panjul says:

    Minimal mengurangi racun…? Racun yg dikatakan sebagai kenikmatan.

    Like

  7. 3120 aw says:

    puisi yang bagus bung…..
    lanjutkan!

    Like

  8. Maskur® says:

    hmmmmmmmm
    tentang tembakau ini sebenarnya selain buat rokok bisa buat apa lagi yah

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s