Nungging Tapi Empuk (Motor Plus online)


2009-05-29 19:30:25
2217tingin-sok--scorpio-axl-1.jpgSudah jadi rahasia umum kalau monosok standar Yamaha Scorpio mudah amblas. Solusinya banyak pengguna Scorpio mengakali dengan pasang variasi peninggi sokbreker. “Biar bodi belakang motor lebih nungging,” ujar Hery Budiman, pemilik Scorpio from Depok.

Tapi masalahnya pasang peninggi peredam kejut variasi itu malah bikin redaman sok belakang keras. “Ini bisa terjadi lantaran posisi kemiringan sok belakang sudah berubah,” ujar Wardoyo, builder dari rumah modifikasi Gandul 2Wheels Custom di Gandul, Depok.2218tingin-sok--scorpio-axl-2.jpg

Sok belakang Scorpio yang berubah menjadi keras pengaruh dari sudut kemiringan yang terlalu tegak. “Harusnya bikin desain peninggi sok enggak mengubah kemiringan suspensi belakang,” jelas Wardoyo lagi.

Biar tetap empuk dan posisi bodi belakang nungging, Wardoyo coba kasih solusi. “Agar aman enggak usah ganti peninggi sok baru, cukup modifikasi dari komponen aslinya,” bilang builder yang juga pemilik Scorpio-Z ini.

Ada dua komponen yang perlu dimodifikasi. Pertama, memotong as conrod atau dudukan sokbreker bawah comyang berhubungan dengan amrile. “Potong bagian conrod sepanjang 2 cm lagu disambung menggunakan las listrik (gbr. 1),” terang Bos G2C ini.

Selanjutnya tinggal potong bagian tengah amrile lalu dikurangi 1,5 cm. “kemudian sambung kedua bagian yang terpisah ini pakai las listrik (gbr. 2),” jelas War sapaan akrab Wardoyo.

Tujuan mengurangi conrod dan menambah pelat di amrile ini agar posisi sokbreker lebih tinggi. “Ini yang membuat bodi belakang lebih tinggi namun suspensi tetap empuk,” tutup War yang bisa dikontak di nomor (021) 46427753.

Penulis/Foto : Belo/Herry Axl

Sumber : http://www.motorplus-online.com/index.php/article/detail/id/928

This entry was posted in scorpio. Bookmark the permalink.

11 Responses to Nungging Tapi Empuk (Motor Plus online)

  1. Pingback: Penjelasan YMKI yang memusingkan!! (monocross Scorpio yang ambles) | Touringrider's Blog

  2. bramtiton says:

    salam kenal mas, saya Bram dari kudus…tulisan yang bagus dan berguna…tapi sayang ya klo dilas begitu tidak bisa distandartkan kembali….secara harga part aslinya bisa ratusan ribu..

    Like

  3. lekdjie says:

    kalo cuma dipotong trus dilas kok sepertinya menakutkan..

    Like

  4. Yudi Medan says:

    Kalo cuma di potong conrod nya az…gimana bro????
    maklu pemula???? thks b4….

    Like

    • touringrider says:

      bisa mas, namun lebih baik bikin sendiri dari pelat tebal yang kira2 tebalnya sama. untuk menghindari bekas las patah. U/ di kota Madiun saya pernah ditawari produk aftermarketnya, seharga Rp.100.000,-

      Like

  5. Deni Suhendi23 says:

    Sip tipsnya, motor sya jga mu ditinggiin ah.. O y maf ga nyambung kalo merasa gamer racing jangan cuma ngalahin komputer coba kalahin w, hubungi langsung di 085719363772 bisa juga add fb di denisuhendi23@yahoo.com ok…!!

    Like

  6. Anonymous says:

    pake ddkan selebleker matik gan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s