Tersesat gara-gara Garmin.


Berbekal pengalaman dan insting berkendara, menjelajah wilayah baru menjadi hal sangat menarik untuk dilakukan.
Selama kuliah di Malang, saya seringkali pulang-pergi dengan motor Prima 89. sewaktu itu jalur yang saya pakai adalah Madiun-Kertosono-Perak-Sembung(Stasiun)-Gudo-Ngoro-Kandangan-Malang. Pernah juga saya melewati Jalur2 lain yang tentunya lebih pendek Kertosono-Purwoasri (arah Ayam Panggang Bangi)- ambil kekiri-Tembus Kandangan. dus, banyak yang lainnya.. tentunya sensasi mencari jalan tembus masih saya lakukan, selain mendapat pengetahuan tentang wilayah baru, jalan tersebut bisa dijadikan jalan alternatif ketika suatu saat kita terjebak kemacetan atau jalan yang di barikade.

Setelah hampir 1 dekade kemudian, mendapat E71 yang dilengkapi dengan GPS dan Nokia Maps membuat rasa penasaran menjadi semakin tambah dengan jalur-jalur baru dan wilayah2 baru. Mumpung Gratisan, fungsi GPS sy paksa kerja keras untuk menjelajah wilayah Tuban dan Bojonegoro. Sayang, aplikasi tersebut hanya diberikan gratis selama 3 bulan, setelah masa pakai 3 bulan Nokia meminta untuk hrs membayar mahal. jiahh.. sapa yg mau.

Untung ada Aplikasi Garmin yang bisa diinstalkan ke E71. Berikut Link dari Giest Blog. (http://www.giest.org/) Di blog tersebut disajikan secara lengkap dan mendetail, baik sofware aplikasi maupun cara instalasi.
“Tratataaaaa….. Garmin sudah bisa.”:ayuk:

Garmin memberikan akses yang lengkap terhadap info SPBU, Tempat2 fasilitas umum, baik Bank, Sekolah, Kantor-kantor Pemerintahan dan termasuk juga situs-situs bersejarah. Tapi tidak selamanya Garmin memberikan Garansi kepada kita untuk mencarikan jalan yang terpendek atau tercepat. Pertama kali memakai malah kesasar gara2 Peta di Garmin, yakni ketika menjelajah dari kecamatan Plosoklaten, Kediri menuju Kecamatan Gurah, Kediri. Hal ini disebabkan karena Garmin hanya menyertakan jalan umum, tidak terdapat di dalamnya jalan tikus apalagi jalan kelinci..wakakakakkk..
Jadi jika anda memang sudah mengenal daerah tersebut lengkap dengan gang-gang, jalan tembus atau shortcutnya mending anda lebih mempercayai pengalaman daripada sebuah peta.
Seru sekali mendengar kata “recalculating” ketika beberapa kali waktu melewati jalan tembus.. Hal ini disebabkan karena garmin mencoba mencocokkan jalan yang ada di database dgn kondisi real kita berada.

Setidak-tidaknya Garmin membantu memberikan gambaran daerah yang kita lalui selama perjalanan, daerah di sekitarnya dan daerah yang akan kita lewati. Sehingga kita tak akan merasa di dunia lain yg belum kita kenal.

GPS bernama Garmin, sebuah Peta, Kompas dan walkie talkie info lantas, hanyalah sebagai alat bantu. jika Tersesat dan ragu-ragu, bertanyalah pada warga sekitar yang sekiranya dapat anda percaya. Sedikit sok tahu ketika bertanya juga diperlukan agar tidak ditipu oleh orang yang berniat jahat, so jangan lupa melirik peta dan garmin anda dahulu sebelum bertanya.:gatau:
Kalau ini mah namanya Garcot/ Garkem. bukan Garmin..
(garcot = garmin cocot, garkem = garmin cangkem alias tanya.. :p)

Cobalah untuk sesekali mencari jalur baru daripada yg anda lewati selama ini. Dan rasakan sensasinya!!! Salam Adventure..
This entry was posted in adventure. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s