Karburator Vacuum, Fitur yang saya BENCI dari Scorpio


karburator Pio ketika ganti


Telat sekali saya menyadari, apa yang saya rasa kuurang puas di motor Scorpio kesayangan. Tahun 2008 saya meminang motor ini dan baru tahun 2012 ini sadar akan fitur yang tidak cocok dengan gaya riding saya. Apa itu? Karburator vacuum alias Constant Velocity (CV). Dari artikel otomotifnet saya kutip hal yang sesuai dengan keluhan ketika riding yaitu :

Namun terangkatnya piston vakum ke atas tidak serta-merta berdasarkan kecepatan udara apalagi tarikan kabel grip gas. Namun lebih kepada terjadinya kevamukan di ruang vakum.

Saya yang sering mengeluh susah menjinakkan Scorpio ketika jalanan macet, dengan model narik gas stop dan go, tentunya kerepotan sekali, dimana saat kita berharap segera go, namun mesin masih belum mau lari akibat karburatornya belum mensupply bahan bakar. Seringkali kalau terkena macet, gaya nyetir saya kayak orang baru belajar motor.wkwkwk.. payahhh dah. Oleh sebab itu, handle kopling sering saya tarik separuh, yang tentu berakibat kampas gampang selip.

Kesulitan itu juga saya hadapi ketika beberapa tahun lalu mbolang ke Bromo bersama Bro Wiro dan Azizyhoree. Menaklukkan jalanan berpasir tentu membutuhkan gas/pasokan bahan bakar yang stabil, tapi saya failed, akibat susah mengendalikan handle gas biar selalu stabil.

Kalau menghajar macet kayaknya lebih enakan pake motor berkarbu biasa atau injeksi kali ya???… #mikir-mikir sambil garuk kepala. :?:


artikel ttg cara kerja carbu vacuum.

lamet, kepala instruktur Yamaha Enginering School (YES), menjelaskan secara rinci. Saat putaran mesin langsam, posisi katup kupu-kupu dan piston vakum tertutup, gas bakar dipasok lewat lubang pilot outlet. Di mana gas bakar dari pilot-jet yang diatur pilot screw, keluar dari lubang itu.

Begitu katup kupu-kupu sedikit terangkat, “gas bakar masih dari pilot-jet keluar lewat 2 lubang bypass (bypass port) yang posisinya ada di belakang lubang pilot outlet. Namun komposisinya lebih banyak,” lanjut bapak yang berkantor di DDS Yamaha, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Begitu katup kupu-kupu kembali terbuka lebih lebar dan aliran udara makin deras, dalam kondisi itu piston vakum secara otomatis terangkat untuk menyesuaikan kebutuhkan gas bakar yang ada di ruang bakar.

Udara di ruang vakum terisap sampai habis lewat lubang kecil di bawah piston vakum yang mengarah ke lubang venturi
Namun terangkatnya piston vakum ke atas tidak serta-merta berdasarkan kecepatan udara apalagi tarikan kabel grip gas. Namun lebih kepada terjadinya kevamukan di ruang vakum.

“Teknisnya begini. Udara yang ada di ruang vakum terisap sampai habis lewat lubang kecil di bawah skep vakum yang mengarah ke lubang venturi. Biar tekanan udaranya sama, ruang atmosfir juga dibiarkan bebas sehinga karet diafragma dapat menyempit dan dan kembali bebas oleh tekanan pegas,” lanjut Slamet menjelaskan.

Biasanya dalam situasi seperti ini menyebabkan tugas pilot-jet tidak lagi berfungsi. Lantaran sudah digantikan dengan spuyer main-jet yang dapat mengalirkan bensin lebih banyak, namun debit tetap diatur oleh jarum di bawah piston vakum.http://motorplus.otomotifnet.com/read/2011/05/25/319649/33/12/Teknologi-Karburator-Vakum-Bekerja-Tergantung-Kevakuman

 

About these ads
This entry was posted in scorpio and tagged , . Bookmark the permalink.

40 Responses to Karburator Vacuum, Fitur yang saya BENCI dari Scorpio

  1. ipanase says:

    yang penting kencangggg
    atau ganti karbu king :D

  2. cesssss says:

    sayang punya ku ilang di gondol maling, pio 2008 juga.

    temen ku punya thunder malah sering mati sendiri kalo panas, itu pakai karburator vakum juga kan? terus di ganti pakai karburator king, baru sembuh penyakit nya

    • touringrider says:

      Kirain si matius.qiqiqi

      • cesssss says:

        matius itu babu (jongos) gue, biasa bawa supra pit-xxx kalo pergi kepasar beli sayur

    • matius says:

      cesssssssss kurang ajar,, matius dibilang babu,, biar tampang mirip2 yudi batang begini matius kan juga calon bapak tirimu wuissssss kamu anak janda sebelah kan yang bohai nya wu,,,,,,,,wu,,,,,,,,,,,wuuuuu,,,,,wuuuu,,,,awas nya kalau sempat jadi ma ibu mu, ngak bakalan dikasih jajan kamu sampe 1tahun cesssssss apa ngak gila tuh

  3. joko says:

    perasaan tarikan pio udah terbilang mantep deh, walau overbore dan vakum. rival abadinya masih kalah jauh soal respon tarikannya

  4. dani says:

    gak berasa divakumnya UG3 mas bro aka Bajaj

  5. Share dikit di mantan pio ’06
    saya rasa buat stop and go karbu vakum nya cukup mumpuni kok masbro,asal kan settingnya tepat.dalam hal ini setting celah klep busi dan setting angin karbu.
    dari eksperimen yang saya coba sih dapet enaknya di celah klep in 0,08 ex 0,12 (problemnya susah cari fuller ukuran segitu),gap busi 0,7,kemudian yang paling penting setelan angin di karbu,rata2 banyak bengkel yang keliru dengan karbu biasanya,dimana semakin dibuka semakin lean,padahal di karbu pio semakin dibuka semakin rich.
    Jadi kangen nih ma si pio..soalnya buat stop and go ama tanjakan lebih handal dibanding motor yang sekarang *jadi curhat*

  6. tombiez says:

    tinggal ganti pe yang harga pertengahan, ama cdi brt, dah siap buat tarik2an ama si kakak kings….

  7. kkdjdbf says:

    ganti aja karbu pe28 di reamer jd 30 mantab

    ato koso yang 32 lebih jos

  8. Nggolek Go tarikan awal kok sarane ala Sembalap kabeh xixixi…

    • touringrider says:

      Lha kui kang triyanto, tp emang bener kok saran dulur2 semua itu, secara scorpio khan motor kentjang, kok sy minta enak buat stop and go enak. Klo enak buat stop and go khan mendingan pake matic harusnya. #nduwene mung lagi Pio iki

  9. z1rider says:

    Saatnya karbu vakum dipensiunkan :lol:

  10. Amama Ali says:

    Karbu Vakum adalah Fail-ed teknologi …. enakan injeksi emang klo gini :D

  11. Thank u buat infonya, please kunjungan baliknya! -Rudyanto Lay

  12. TiJe says:

    Salam kenal,
    Case-nya sama seperti yang saya alami jg ketika macet dan kondisi mesin lg panas.
    Akselarasi kurang, tdk responsif stop n go, mesin serasa keselek, suara detonasi piston kedengaran.
    Setelah ke klinik tong fang, eghh…ganti dari premium ke pertamax, semua masalah itu hilang.
    Berdasarkan referensi dari om google, saya lihat kompresi scorpio yg tinggi sudah musti pakai pertamax.
    Layak dicoba lah bro.

    Note : jgn cuci membran pakai bensin, tar karetnya getas, trus sobek.

    Salam Scorpio ’08 Bekasi-Tangerang.

  13. Pingback: Scorpio Ganti Karburator Ninja 250 R, tarikannya jozzz!!! | Catatan perjalanan Touringrider

  14. Gelab says:

    ternyata jg banyak yg jengkel ma karbu vacum, back to konvensional aj bro,,gak ribet setingnya,mtor ane jg ganti pkek konvensional,vacum mang lelet,tetep aja beda ama yg karbu biasa,mang lbih boros dkit dripada vacum (dilihat dari cara kerjanya),

  15. Die cyser says:

    Pio tch mang elek,ma mtor cs1 q jg kalah he

  16. alex says:

    gan 2lubang atas&bawah di karbulator harus di tutup pa gimana
    itu jalurnya kmana

  17. junoz says:

    bkin tabung YEiS aja om,rpm rendah langsung narik..
    ane dh cba
    https://thepioz.wordpress.com/tag/bikin-tabung-yeis/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s