Enaknya kalau jadi orang yang punya (dalam hal motor/mobil). Mau ngelibas track lumpur bisa pake motor trail, mau ke pasar atau jarak dekat bisa pake moped/skutik, mau touring jauh bisa pake motor sport/moge, mau gak kehujanan ya bawa mobil sendiri, bla bla bla.. gak mau macet ya bawa motor, gak pake mobil. Seringkali keinginan seperti itu muncul, begitu pula bagi saya. Wajarlah dulur, karena kita memang manusia yang mempunyai nafsu dan keinginan. Lah kalau punyanya satu jenis motor/moda transport gimana? baik itu bebek, matic atau sport atau bahkan moge? ya disyukuri dong.
Saat kecil saya berharap punya motor sport laki 4 tak bermerek Yamaha, padahal waktu itu tahun 80′an, jaman jayanya motor 2 tak, motor 4 tak yg ada adalah Honda Astrea 800 dan Kawasaki. Setelah bekerja, alangkah senangnya punya Scorpio ini. “Dream come true” bahasa Madiunnya,wekekek. Dan aksi memperindah motorpun dilakukan biar kelihatan keren. Seiring waktu, kebutuhan keluarga menjadi prioritas tidak seperti waktu bujang. Selain box hilang, velg kembali standart, si Pio sekarang harus menanggung jadi motor segala bisa, bukan motor touring lagi.

Continue reading →